1

Bergeser ke Purwakarta Istimewa

Kebanyakan orang Indonesia mendengar kata “Istimewa” langsung terbayang sebuah Kota yang menjadi salah satu tujuan utama turis mancanegara yaitu Yogyakarta. Tapi pada bahasan kali ini saya akan sedikit bergeser dari Yogyakarta ke Purwakarta. Kabupaten Purwakarta adalah Ibu Kota Kabupaten yang berada di provinsi Jawa Barat dan berjarak kurang lebih 80km sebelah timur Jakarta. Salah satu slogan Purwakarta sama dengan Yogyakarta yaitu kata “Istimewa”. Saya akui memang kedua Kota ini masing-masing mempunyai keistimewaan. Purwakarta sendiri berasal dari kata “Purwa” yang artinya permulaan, sedangkan “karta” artinya ramai atau hidup. Pemberian nama Purwakarta dilakukan setelah kepindahan ibukota Kabupaten Purwakarta dari Wanayasa ke Sindang Kasih.

Diatas sekilas tentang Purwakarta. Kembali dengan cerita saya yang sedang bergeser di Kota Purwakarta. Karena keinginan saya mendalami profesi saya dalam bidang IT. Saya merelakan pindah tempat kerja. Sebelumnya saya bekerja di Dinas Perhubungan Kota Surabaya sebagai Staff IT. Beberapa pekerjaan yang saya tangani di dishub adalah berkaitan dengan pengembangan aplikasi dan jaringan komputer. Banyak pengalaman yang saya dapat waktu bekerja di Surabaya. Terlebih suasana kerja yang nyaman dan berkeluarga. Memang pilihan berat untuk memutuskan pergi dari tempat kerja di Surabaya menuju Purwakarta. Banyak orang bilang “PIndah tempat itu memang mudah, Mindahin kenangannya yang Susah”.

Kala itu waktu serasa tipis, beberapa hari setelah interview. Dapat kabar kalau saya di terima di perusahaan baru tempat saya bekerja saat ini. Waktu itu ada pemberitahuan kalau hari sabtu harus segera berangkat ke Purwakarta, karena ada serah terima project antara perusahaan lama dengan yang baru. Saya bekerja pada perusahaan penyedia jasa, yang kebetulan penempatannya di Purwakarta. Hari sabtu saya tidak bisa ikut tim berangkat bareng ke Purwakarta. Karena ada deadline aplikasi android harus launching hari Senin. Beberapa hari harus lembur terus untuk ngejar deadline. Akhirnya senin pun tiba, saya dan Dean ( rekan + partner + sobat kerja ) datang ke kantor dengan mata yang tinggal kurang dari 25% meleknya. Saya mendapat kabar kalau launching aplikasi diundur hari selasa, perasaan lega dan campur aduk. Karena saya harus bersiap2 pamitan ke semua staff kantor. Sore hari itu juga saya harus berangkat ke Kota lain, dan meninggalkan j*ncuknya Surabaya yang ngangeni. Selasa jam 3 pagi saya sampai di stasiun Kota Purwakarta, cuci muka dan merasa spesial karena sudah ada temen2 tim jemput. Gerimis waktu itu menemani perjalanan menuju kontrakan. Dan yang saya rasakan saat itu, Kota Purwakarta memang benar-benar Istimewa, lampion-lampion menghiasi jalan raya. Sekian cerita singkat “Bergeser ke Purwakarta Istimewa”…. to be continue…

admin

One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *